Patriot Geofisika

>>> Lebih baik gagal dari pada tidak mencoba sama sekali..............
>>> Semua kan indah pada waktunya.......

Sabtu, 30 Oktober 2010

Potensi Daerah Pantai Timur oki

Tulisan ini merupakan bagian dari potensi daerah pesisir yang bisa dijadikan income wilayah pemekaran.........
Salah satu sumberdaya laut yang potensial di daerah OKI adalah mangrove.
Secara ekologis mangrove mempunyai beberapa fungsi, antara lain sebagai peredam
gelombang dan angin badai, pelindung dari abrasi, penahan lumpur, perangkap
sedimen, daerah asuhan (nursery grounds), daerah mencari makan (feeding grounds),
daerah pemijahan (spawning grounds) dan pemasok larva udang, ikan dan biota laut
lainnya serta penghasil kayu untuk bahan konstruksi, kayu bakar, bahan baku arang
dan bahan baku kertas (Bengen, 2002b). Menurut Kusmana (1996), Sumatera Selatan
memiliki luas hutan mangrove terbesar ketiga di Indonesia setelah Irian Jaya dan
Kalimantan Timur dengan luas 363.430 ha pada tahun 1993. Mangrove tersebut
banyak dijumpai di pesisir timur Kabupaten Banyuasin dan OKI.
Menurut Dahuri, et al.,(2001), secara umum mangrove cukup tahan terhadap
berbagai gangguan dan tekanan lingkungan. Namun demikian, permasalahan utama
tentang pengaruh atau tekanan terhadap habitat mangrove berasal dari keinginan
manusia untuk mengkonversi area hutan mangrove menjadi areal pemukiman, tambak
dan pertanian. Selain itu, meningkatnya permintaan terhadap produksi kayu
menyebabkan eksploitasi berlebihan terhadap hutan mangrove. Jika eksploitasi
berlangsung terus menerus, dapat menyebabkan kematian dan berkurangnya luas
hutan mangrove di OKI.
Kegiatan lain yang menyebabkan berkurangnya luas hutan mangrove adalah
pembukaan hutan mangrove untuk tambak. Dalam situasi seperti ini, habitat dasar
dan fungsi hutan mangrove menjadi hilang, dan kehilangan ini jauh lebih besar dari
nilai penggantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar